
Bandung – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Barat pada Minggu pagi. Getaran dirasakan cukup kuat di Bandung, Garut, Tasikmalaya, hingga sebagian wilayah Jabodetabek, sehingga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Berdasarkan data awal, gempa terjadi pada pukul 07.42 WIB dengan durasi sekitar 5–7 detik.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di laut, sekitar 85 kilometer barat daya Kabupaten Garut, dengan kedalaman 15 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Sejumlah warga melaporkan benda-benda di dalam rumah bergoyang, lampu berayun, dan suara gemuruh terdengar sebelum getaran terasa. Di beberapa daerah, aktivitas warga sempat terhenti, termasuk kegiatan di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Hingga siang hari, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun tim gabungan masih melakukan pendataan dampak kerusakan.
Pemerintah daerah bersama BPBD setempat telah menurunkan tim untuk memeriksa kondisi bangunan, terutama rumah warga, fasilitas umum, dan sekolah. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi dampak lanjutan jika terjadi gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan instansi terkait. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah terdampak berangsur kondusif, namun pemantauan aktivitas seismik masih terus dilakukan secara intensif.




